Marvel’s Avengers Assemble S1: Thor & Odin

Disney XD (MNC Vision channel 44, MNC Play channel 44)

Minggu, 16 Juni @ 09.00 WIB

Menyambut hari ayah yang jatuh pada bulan ini, Disney XD turut menayangkan program-program unggulan yang menyorot hubungan terkasih ayah dan anak. Misalnya saja kisah Thor, salah satu tokoh pahlawan super Marvel terfavorit bersama sang ayah, Odin. Dilanjutkan dengan Marvel’s Guardians of the Galaxy: Quill & J’son yang tayang setelahnya.

Blue Bloods

AXN (MNC Vision channel 154, MNC Play channel 471)

Perdana Senin, 10 Juni @ 10.55 WIB

Serial televisi yang sudah memasuki musim kesembilan ini bercerita tentang sebuah keluarga yang terlibat dengan polisi, berikut dengan ketegangan tugasnya. Di episode-episode terbaru ini akan terungkap rahasia di balik kematian istri Danny Reagan. Bukan hanya kecelakaan pesawat biasa, melainkan ada dalang di baliknya.

Gaya Berbusana Chris Hemsworth

Dunia semakin mengenalnya setelah memerankan sosok dewa petir Thor dalam film-film Marvel. Lahir di Melbourne, Australia pada tanggal 11 Agustus 1983, Chris berhasil menaklukkan Hollywood dan membintangi banyak film-film Box Office. Semua berawal di tahun 2002 saat dia mulai terlibat dalam sinetron lokal di Australia. Suami dari aktris Spanyol Elsa Pataky ini selalu tampil necis di karpet merah dengan setelan jas pas badan dan kemeja putih yang elegan. Di kala senggang, dia tetap tampil maskulin dengan celana denim dan sepatu boots yang sesekali ditumpuk dengan jaket dan t-shirt polos. Di bulan ini, film terbarunya, Men In Black: International pun tayang. Memiliki tiga anak, Chris juga dikenal aktif dalam aktivitas sosial tergabung dalam Australian Children Foundation.

Inspirasi Gaya Sophie Turner

Aktris Inggris kelahiran 21 Februari 1996 ini memulai debutnya di dunia entertainment sebagai Sansa Stark di serial TV Game of Thrones sejak 2011. Dia juga merambah dunia film dengan terpilih menjadi sosok Jean Grey/Phoenix yang filmnya akan tayang bulan ini, Dark Phoenix. Tunangan dari musisi Joe Jonas ini kerap menampilkan gaya Hollywood klasik seperti gaun sensual dengan tatanan rambut dan riasan yang khas. Sedangkan untuk keseharian, dia terbilang sangat cuek dengan kaos rocker, jeans ketat dan sepatu boots khas penyanyi rock. Sempat menderita depresi akut karena sering dikritik akan kualitas aktingnya, dia sempat menghilang dari industri perfilman sejak bulan April lalu.

Acara Peluncuran Produk Nature Republic Pertama Kali di Indonesia

Nature Republic baru saja meluncurkan produk terbaru mereka di Indonesia. EXO, boyband ternama asal Korea sebagai brand ambassador Nature Republic pun turut meramaikan acara peluncuran produk dan konferensi pers di Westin Hotel lalu melanjutkannya dengan acara fan signing di mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Acara peluncuran produk terbaru Nature Republic yang bertajuk “Around the Nature” ini memang spesial dengan fakta bahwa Indonesia merupakan negara pertama produk ini dipasarkan. Hal ini tidak lepas dari peran para Nature Holics Indonesia yang membuat salah satu brand kosmetik terkemuka asal Korea ini meraih penjualan tertinggi di pasar.

Around the Nature terdiri dari tiga macam produk, yaitu Treatment Essence, Tone Up Cream, dan Blooming Cream. Nature Republic yang dikenal sebagai merk kosmetik yang mengedepankan metode ramah alam ini kembali mempertajam identitasnya dengan produk terbaru mereka. Around the Nature menggunakan bahan-bahan dasar alami yang premium, di antaranya yaitu kandungan air beras yang kaya akan asam amino dan ekstrak bunga teratai asli Korea.

around the nature

Kabarnya, produk-produk ini pun melalui proses pengembangan selama dua tahun sampai akhirnya bisa resmi diluncurkan pada 26 Mei 2019. Dengan mendatangkan brand ambassador mereka ke Indonesia, acara peluncuran produk dengan slogan “Journey to Nature” berlangsung ramai dengan antusiasme para media serta fans EXO yang turut hadir.

Meskipun hanya 3 dari total 9 orang anggota EXO yang datang (Kai, Chen, dan Suho), acara berlangsung dengan sangat meriah dan telah berhasil menarik lebih dari 50.000 penggemar yang memadati acara fan signing EXO oleh Nature Republic bagi para fans yang beruntung.

Dewi Sandra, Proses Hijrah yang Tiada Henti

Bagi seorang Dewi Sandra, segala hal di dunia ini bisa menjadi alat komunikasi Sang Pencipta kepada umat-Nya. Semuanya merupakan inspirasi yang menuntun Dewi untuk meraih segala yang terbaik dalam kehidupan, di dunia maupun di akhirat.

Indonesia mengenal Dewi Sandra sebagai seorang artis yang berbakat, entah itu dalam seni peran, seni suara, hingga mempresentasikan sebuah acara. Jika mengikuti perkembangan karier wanita ini sejak awal, Anda pasti setuju jika penampilan Dewi saat ini bisa dibilang sangat berbeda dengan dirinya pada masa lalu.

Dewi Sandra mungkin adalah seseorang yang akan membantah jika Anda mengatakan dia “sudah” berhijrah, karena dirinya belum selesai melakukan hijrah. Manusia pada hakikatnya harus terus tumbuh dan belajar untuk membuat diri menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itulah bagi Dewi hijrah merupakan sebuah proses yang tiada henti. Namun, proses mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa ini merupakan sesuatu yang Dewi nikmati.

Salah satu wujud nyata yang paling menginspirasi Dewi Sandra dalam hidupnya adalah ketika dia bermain dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa, seperti ketika dia menemukan sebuah lukisan Bunda Maria di Museum Louvre, Paris yang di bawahnya terdapat tulisan Arab kecil yang menyebut nama Allah. Selain itu, perjalanannya ke Spanyol belum lama ini juga memberikan beberapa wawasan baru soal sejarah islam yang membuat Dewi tergerak untuk melihat sesuatu dari kacamata yang lebih luas lagi.

Kehadiran suami yang juga sangat menyukai kesederhanaan seperti halnya Dewi Sandra juga merupakan apa yang Dewi syukuri. Misalnya saja dengan kurma atau buah-buahan yang lebih mereka pilih sebagai menu sahur di bulan Ramadan. Menu buka puasa pun juga seadanya saja. Dewi yang sebenarnya lebih suka memasak makanan ala Barat yang simpel dan suaminya yang lebih menyukai cita rasa masakan Indonesia seperti Sayur Asem dan Jengkol pun berhasil menyelaraskan selera dan harmonis sebagai pasangan.

Kegiatan pengisi waktu senggang versi Dewi Sandra kini adalah membaca, terutama membaca Al-Quran yang selalu berhasil memberikannya rasa takjub dan ketenangan. Semua yang membentuk dirinya kini, ungkap Dewi, tentu tidak bisa dilepaskan dari karier di dunia entertainment yang telah memberikan banyak pelajaran hidup dengan praktek langsung–terlepas dari buku pelajaran.

Simak Cover Story edisi bulan Mei kami selengkapnya di E-Magazine yang bisa Anda unduh di sini.

Kecintaan Akan Musik

Bisa bernyanyi, memainkan beragam alat musik, menciptakan lagu, hingga melatih vokal adalah bukti kecintaan pria satu ini pada musik. Dirinya bahkan sudah berkecimpung di dunia yang penuh dengan lantunan nada sejak dirinya bisa mengingat.

Indra Aziz pertama kali jatuh cinta pada musik saat kecil. Mendiang ibunya yang suka bernyanyi dalam beragam kesempatan dan ayahnya yang kerap kali membelikan instrumen musik untuk dia mainkanlah yang kurang lebih berperan di sini. Tapi, meskipun sempat berkutat dengan drum, gitar, kibor, hingga basis, vokal lah yang paling dia sukai dan menjadi keahliannya. “Alat” musik ini menurutnya adalah yang paling erat dengan story telling sehingga dia merasa lebih bisa berekspresi dengan suara dibanding alat musik yang lain.

Meskipun demikian, Indra Aziz juga mengaku akrab dengan alat musik saksofon yang dia mainkan sejak tahun 1998. Dalam ceritanya pada majalah Network!, alat musik ini membuatnya mendapatkan wawasan musik yang lebih luas dan relasi yang lebih besar. Selain itu, alat musik ini juga mirip dengan suara yaitu sama-sama menggunakan napas.

Berbicara tentang Indra Aziz tidak bisa lepas dari kegemarannya akan musik Jazz. Meskipun awalnya mengaku pusing dan tidak suka dengan genre musik ini, Indra Aziz sudah berbalik jatuh cinta berkat cool jazz yang diperkenalkan oleh temannya. Bagi Indra, Jazz memiliki begitu banyak aspek yang bisa didalami dan membuat moodnya lebih baik setiap kali mendengarkannya. Jazz juga bisa menjadi “playground” yang sangat baik bagi para musisi karena membangun kolaborasi yang kuat.

Albumnya yang akhir tahun lalu debut juga berisikan lagu jazz yang Indra Aziz nyanyikan dan ciptakan sendiri dengan hati. Ketika ditanya mengapa tidak mengawali kariernya dengan terjun langsung ke dunia tarik suara, Indra Aziz mengatakan kalau sejak awal dia memang suka melatih vokal. Layaknya sutradara dengan pemain film, profesi di balik layar seperti vocal coach dan penyanyi di panggung atau rekaman pun tidak bisa disamakan.

Keasyikannya melatih vokal terlihat dari kepiawaiannya dalam mengedukasi murid-murid yang sudah akrab dengan masyarakat seperti Rossa, Afghan, para finalis Indonesian Idol, dan masih banyak lagi. Caranya membantu mereka yang berlatih bersamanya dalam “mengakali” kelemahan bernyanyi masing-masing adalah dengan fokus pada kelebihan hingga mereka terbiasa dan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Sementara untuk menciptakan lagu bagus, Indra mengatakan bahwa modal utama terletak pada konsep cerita. Semua yang ingin diceritakan dari lagu itulah yang kemudian bisa dikembangkan menjadi suatu karya musik yang memiliki koneksi dengan pendengarnya. Khusus untuk albumnya, makna “jangan takut salah atau takut mencoba” pun dia sampaikan.

Hal terkeren yang patut menjadi inspirasi dari Indra Aziz adalah fakta bahwa meskipun berkecimpung di dunia musik, dirinya juga ahli dalam bidang lain seperti programming (membuat game dan aplikasi), seni peran (beberapa kali menjadi pemeran dalam acara televisi), hingga menulis. Pemusik yang mengaku memfavoritkan Indra Lesmana ini mengungkapkan bahwa dirinya sudah menyiapkan naskah buku belajar vokal yang dia harap akan rilis tahun ini bersama dengan materi audionya juga.

Simak ulasan profil-profil menarik lainnya dalam Network! E-Magazine yang bisa Anda unduh di sini.

Nonton Televisi yang Baik untuk Anak

Kemajuan teknologi selalu memiliki sisi plus dan minus, salah satunya adalah dampaknya terhadap anak. Di satu sisi, televisi dapat “meracuni” dan membuat anak ketergantungan. Di sisi lain, televisi dapat menunjang edukasi anak, asalkan dieksekusi dengan baik penggunaannya. Berikut ini adalah tipsnya.

Jangan Berikan Kebebasan Nonton TV
Sebisa mungkin, jangan berikan kebiasaan nonton TV pada anak sebebasnya. Seringkali, adiksi tercipta karena sebuah kebiasaan. Anak-anak juga memiliki kecenderungan meniru perilaku orangtua atau orang dewasa di sekitarnya. Jika Anda sendiri memilih untuk menghabiskan waktu bersama anak sembari menonton TV, pastikan memiliki waktu bersama yang Anda bisa selalu mendampinginya. Berikanlah syarat semisal boleh menonton setelah pekerjaan rumah selesai.

Pilih Tayangan yang Tepat
Selain memperhatikan pola, konten televisi yang diberikan kepada anak pun harus diperhatikan. Jangan izinkan anak menonton film atau acara TV yang tidak sesuai dengan umurnya, bahkan meskipun itu hanya sebuah film aksi. Logo “Semua Umur”, “Remaja”, atau “Dewasa” dibuat bukan tanpa alasan. Anak-anak harus menonton film yang sesuai dengan umurnya. Selain tayangan yang menghibur, akan lebih baik lagi jika Anda pun memilihkan tayangan yang edukatif dengan membaca referensinya di panduan program.

Setel TV di Waktu yang Tepat
Setelah tahu tayangan apa yang baik untuk dipertontonkan pada anak, lihatlah waktunya dan setel TV di saat yang tepat; pastinya pada saat liburan, santai tidak ada tugas, dan bukan pada waktu menjelang tidur yang akan membuat anak tidak mau tidur dan mengganggu jam istirahatnya.

Temani Anak Menonton TV
Meskipun telah memilih waktu dan tayangan yang tepat, akan lebih baik jika Anda juga turut menemani anak menonton TV. Hal ini akan menghindari atau setidaknya lebih meminimalisir dampak buruk suatu tayangan pada anak. Anda juga bisa memberitahu pelajaran atau pesan-pesan baik dari tayangan yang anak Anda tonton bersama Anda.

Mighty Mike

Boomerang, MNC Vision channel 39

Sabtu & Minggu @ 09.00 WIB

Seekor anjing bernama Mike hanya mempunyai satu harapan kecil ketika tuannya pergi dari rumah, yaitu duduk di kursi santai sambil minum segelas teh dan membaca koran. Sayangnya, peliharaan tuannya yang lain selalu mengganggu ketenangan Mike dengan berlarian kesana kemari. Ketenangan yang diimpikan Mike pun semakin jauh dari jangkauan ketika binatang-binatang “tetangga” ikut bertandang dan mengacaukan rumah juga.

Melawan Gravitasi

Selama ini seni patung harus berdiri kokoh di atas permukaan tanah. Jika salah konstruksi, patung akan jatuh kehilangan keseimbangan dan hancur. Namun beda halnya dengan karya dari seniman patung Jerzy Kedziora asal Polandia. Karyanya memang dibuat memiliki keseimbangan untuk digantungkan di udara melawan gravitasi, menciptakan kesan melayang dengan figur atletik yang sedang berpose dengan indah dan elegan. Kritikus menyebutnya seniman yang memadukan patung klasik dengan kinetik. Kebosanannya memamerkan karya diam di ruang tertutup membawanya ke seri ‘Balancing Scultures’ yang digantungkan di ruang terbuka dan bisa dilihat publik.