Time Taxi, Serial Aksi Jepang yang Seru

Mulai Jumat, 3 Mei @ 21.00 WIB

Waku-Waku Japan, MNC Vision channel 168

Bagaimana jika seseorang bisa mengambil keputusan yang berbeda di masa lalu? Akankah kehidupannya menjadi lebih baik tanpa penyesalan? Drama tentang taksi ajaib milik Wakare Eda yang bisa membawa penumpangnya ke masa lalu ini akan menceritakan kisah-kisah yang berbeda dari setiap penumpangnya. Para bintang tamunya pun banyak yang juga terkenal seperti Ken Yasuda, Manami Konishi, Toru Nakamura, Fumino Kimura, Ryo Katsuji, Yo Yoshida, Chiaki Kuriyama, Shihori Kanjiya dan masih banyak lagi.

Streets of Berlin: Crazy Love

Perdana Jumat, 3 Mei @ 21:00 WIB
Cinema World, MNC Play channel 240

Jangan lewatkan episode 5 dari seri kriminal Jerman! Detektif Nina Rubin dan Robert Karow menangani kasus dimana sisa jasad seorang guru ditemukan di halaman belakang. Nina yang memiliki kemampuan tinju yang mumpuni dan menguntungkan profesinya mengatakan sifatnya yang terlalu baik kepada orang lain membuat profesinya sebagai detektif jadi sulit. Sedangkan Robert yang kesepian dan dikabarkan seorang biseksual serta memiliki ingatan visual yang khas sering memukau banyak orang, terlebih karena tingkat nalarnya yang cepat.

Len & Aisley’s Big Food Adventure

Mulai Rabu, 1 Mei @ 10.35 WIB

TLC, MNC Vision channel 248

Chef Ainsley Harriott ditantang untuk meyakinkan bintang Dancing With the Stars, Len Goodman keluar dari zona nyamannya dalam hal mencicipi makanan. Selama ini Len hanya makan menu yang itu-itu saja dan sudah menjadi tugas Ainsley untuk mengajaknya keliling Inggris untuk mencicipi semua makanan menarik yang nikmat, mulai dari jajanan pasar, hingga restoran tak dikenal yang memiliki menu unik dan khas. Seperti apakah petualangan seru mereka?

How Do Animals Do That?

Mulai Rabu, 1 Mei @ 19.05 WIB

Animal Planet, MNC Vision channel 203

Dari judulnya sudah bisa ditebak bahwa program ini akan memberikan pembelajaran tentang hal-hal mendasar yang dilakukan hewan-hewan. Berangkat dari pertanyaan mendasar seperti kenapa gajah memiliki belalai, kenapa kumbang kepik memiliki tanda titik di sayap, kenapa beberapa hewan bisa sangat panjang atau sangat pendek umurnya, hingga pertanyaan seperti kenapa kucing takut air? Dengan pengambilan gambar yang apik dan mendetail serta studi-studi terperinci, program ini membuat Anda semakin mensyukuri keindahan maupun keajaiban dari alam semesta.

Busana Muslim Persembahan Aleza untuk Menyambut Hari Raya

Fashion bisa dibilang merupakan suatu hal yang terus berkembang atau tumbuh mengikuti zaman. Semakin ke sini, semakin banyak brand busana yang berlomba-lomba untuk dilirik pasar. Desainer mengerahkan apa pun yang mereka bisa untuk memunculkan sesuatu yang unik dan memenuhi kebutuhan target pasar mereka. Tidak semuanya menyadari bahwa di atas segala hal, kebutuhan pelanggan yang paling mendasar adalah ini: busana yang praktis dan nyaman dipakai, serta bisa disesuaikan dengan setiap preferensi gaya. Hal itu lah yang sudah diterapkan oleh Aleza sejak pertama kali kemunculannya.

Dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 24 April lalu, Dia Demona selaku Founder & Creative Director Aleza menyatakan ide awal pembentukan brand busana muslim yang tercetus dari kebutuhan gayanya sendiri juga. “Waktu itu susah sekali ya menemukan brand yang benar-benar sesuai dengan preferensi gaya yang aku mau. Dari situ, aku pikir kenapa enggak menciptakannya aja sendiri, buat jadi brand gitu,” tuturnya.

Sambutan positif pada debut Aleza saat itu pun berlanjut sampai sekarang. Aleza kini sudah memiliki para pelanggan setia yang selalu menyambut hangat koleksi terbarunya, seperti yang dipamerkan dalam fashion show perdana mereka, Aleza Trunk Show 2019 yang diselenggarakan di hari dan tempat yang sama dengan konferensi persnya di Double Tree By Hilton, Cikini.

Trunk Show Aleza dengan tagar #rayawithaleza ini memang dinyatakan sebagai suatu bentuk pengenalan lebih brand Aleza pada masyarakat luas, selain juga sebagai persembahan Aleza untuk menyambut hari raya. Fashion show ini menampilkan sekitar 40 ragam busana muslim yang memukau siapa pun yang melihatnya.

Sesuai dengan prinsip awal Aleza yang mengedepankan konsep busana muslim bergaya kasual dan ready to wear, masing-masing busana yang ditampilkan pada Trunk Show kemarin pun terlihat sederhana sekaligus menarik mata di saat yang sama. Terlihat pula sisi tradisional yang disisipkan dalam busana modern ala Aleza ini dengan penggunaan motif-motif batik dan khas ikat yang dimodifikasi. Sajian warna cerah yang lembut seperti merah muda, hijau muda, dan sebagainya pun berhasil menyesuaikan target pasar Aleza yang sebagian besar terdiri dari wanita-wanita muda.

aleza trunk show 2019Setiap detail seperti embroidery, payet, hingga lace dalam koleksi yang ditampilkan di Aleza Trunk Show juga ajaibnya masuk dengan berbagai mode gaya yang disediakan Aleza–entah itu feminin, klasik, hingga sporty.

Bahan koleksi Aleza Raya kali ini pun dipilih yang mudah menyerap keringat, tidak mudah kusut, dan tentunya nyaman dipakai. Cocok digunakan untuk beragam aktivitas hari raya yang padat.

Miller Khan, Perjalanan Karier yang Menyenangkan

Peruntungan Miller Khan di dunia seni peran dimulai pada tahun 2006. Kedatangannya di Indonesia untuk memenuhi tawaran casting menjadi bintang iklan mie instan pada tahun itu adalah awal dari keberhasilan yang kemudian juga turut menghantarkan Miller pada tawaran-tawaran lain di dunia entertainment yang telah membesarkan namanya seperti sekarang.

Pada saat Miller menghadiri acara peluncuran iklan mie instannya itu, dia bertemu dengan Melly Goeslaw yang sedang mencari talent baru untuk film BBB (Bukan Bintang Biasa). Di sinilah perjalanan karier seni peran Miller di Indonesia dimulai, nama Miller Khan mulai dikenal setelah dia memainkan film ini dan film Cintapuccino yang bergenre romansa pada tahun yang sama (2007). Setelah itu, Miller juga kerap membintangi beberapa film dan sinetron Indonesia seperti Cinta dan Anugerah dan Kau yang Berasal dari Bintang.

Belakangan ini, Miller sedang sibuk mempromosikan film terbarunya di Indonesia yang bertajuk Foxtrot Six dan juga film Hide & Seek Minako yang baru tayang di Malaysia. Foxtrot Six merupakan sebuah film aksi yang bercerita tentang sekelompok orang yang berjuang menyelamatkan kondisi Indonesia di masa mendatang yang terancam. Di sini, akting Miller akan bersanding dengan Julie Estelle, Rio Dewanto, Arifin Putra, Chicko Jerikho dan sederet bintang film Indonesia lainnya. Sementara itu, Hide & Seek Minako (Petak Umpet Minako) merupakan film bergenre horor lokal yang sebenarnya sudah diproduksi sejak dua tahun lalu dan baru merambah ke negara tetangga yang merupakan kampung halaman Miller sendiri tahun ini. Selain sibuk mempromosikan filmnya, Miller juga mengungkapkan bahwa dia sedang sibuk untuk persiapan syuting film berikutnya yang judulnya masih dirahasiakan.

Simak pembahasan mengenai pengalaman seru Miller ketika remaja hingga perasaan Miller pada kampung halamannya, Malaysia, selama dia berkarier di Indonesia yang diceritakan Miller sendiri pada majalah Network! hanya di edisi April kami yang bisa Anda akses di sini.

Murni Ridha dan Kesenangannya Berpetualang

Salah satu kunci menciptakan suasana perjalanan terasa lebih menyenangkan, mengutip dari Murni Ridha, adalah berpikiran terbuka. “Kalau berpikiran terbuka, semua jadi terlihat relatif dan bisa dipahami. Kalau bisa dipahami, kita jadi lebih santai dan banyak hal akan terasa menyenangkan.”

Seorang perempuan kelahiran kota Bandung yang begitu cinta berpetualang, Murni Ridha, atau yang akrab dipanggil Mumun ini dengan senang hati menunjukkan pada dunia akan kesenangannya mengeksplorasi berbagai tempat melalui tulisan-tulisannya.

Dari hobi menjelajah tempat-tempat baru dan ketertarikan untuk meramaikan dunia menulis blog bertema wisata di Indonesia, wanita yang juga gemar membaca ini menceburkan diri ke dalam tulisan jalan-jalan. Dia dan teman-temannya tergagas untuk membuat blog Indohoy.com karena melihat situs wisata di Indonesia yang pada saat itu masih sangat terbatas. Blog yang pada awalnya diurus oleh tujuh orang itu pun terus eksis dan kini menjadi salah satu jendela keindahan berbagai tempat wisata, walau akhirnya hanya tersisa dua orang penulis tetap yang tidak lain dan tidak bukan termasuk Murni Ridha sendiri.

Bertahun-tahun konsisten menggeluti dunia menulis tentu bukan tanpa alasan. Ketika ditanya pengalaman paling seru selama melakukan perjalanan, Murni Ridha menolak untuk menjawabnya lantaran setiap pengalaman yang dia dapat di perjalanan menurutnya adalah seru, bahkan hal yang dianggap membosankan sekalipun. Dia mengungkapkan bahwa berkeliling ke banyak tempat selalu berhasil mengajarkannya banyak hal yang berguna dalam hidup, seperti bagaimana caranya berurusan dengan berbagai macam karakter orang.

Kasus yang belum lama dialaminya ketika berurusan dengan orang luar karena perbedaan budaya dan bahasa adalah ketika dia berkunjung ke Maroko; dia dan temannya sempat miskomunikasi dengan petugas tiket bus dan di situlah dia belajar bagaimana seorang pendatang harus menyimak kebiasaan masyarakat lokal.

Wanita lulusan ITB ini juga mengungkapkan bahwa menjadi penulis travel tidaklah seglamor kelihatannya. Harus ada “kerja lebih” ketika orang-orang lain fokus pada liburannya. Walaupun begitu, profesi yang merupakan pekerjaan sampingannya ini adalah sesuatu yang tidak akan dilepaskannya.

Sementara itu, terlepas dari hasil karyanya, Murni Ridha tetap tidak ingin mengatakan dirinya seorang penulis. Dia hanya senang berbagi berbagai pengalamannya yang kebetulan menggunakan media tulisan. Adalah sebuah tantangan lebih untuk menjadikan penulis travel sebagai pekerjaan utama, tapi hal ini sudah mulai dirintis dan dia berharap semesta mempercayakan hal itu padanya.

Tities Sapoetra dan Mimpinya yang Terwujud

Bagi Tities, salah satu kesenangan dalam hidup adalah perjalanan meraih mimpi. Hal itu terlihat dari rasa syukur Tities terhadap pencapaiannya sendiri ketika mengenang perjalanannya, juga kebahagiaan yang terpancar karena melakukan apa yang memang disukainya.

Tities Sapoetra sejak kecil sudah menyukai hiruk pikuk dunia hiburan dan bercita-cita menjadi bintang. Tidak heran jika Tities sudah menjadi model sejak dia berumur 5 tahun. Dari minatnya tersebut, tidak salah pula jika Tities mengerahkan segala yang dia bisa untuk mengarahkan kakinya pada jalan hidup itu, yaitu dengan mengikuti berbagai macam casting, pemilihan cover boy majalah, dan sebagainya.

Menjadi seorang entertainer bagaimanapun merupakan bagian dari hidup Tities yang tidak bisa dipisahkan dari dirinya meskipun sekarang dia sudah banting setir dari dunia entertainment ke dunia fashion. Faktanya, menjadi seorang desainer juga merupakan cita-cita Tities sejak dulu.

Minat Tities terhadap dunia fashion ini menurun dari ibunya sendiri yang memang merupakan seorang perancang baju pengantin. Tidak hanya minat, bakatnya pun ternyata menurun. Kini, Tities telah memiliki tiga label busana yang kesemuanya merupakan karya sendiri. Tities juga menunjukkan prestasinya pada dunia dengan terpilihnya dia oleh Nickelodeon untuk menjadi desainer pertama yang merancang fashion Spongebob Gold untuk runway di Asia yang pertama kalinya.

Saat ini perhatian Tities telah sepenuhnya tercurah pada kariernya sebagai seorang desainer. Ketika ada permintaan untuk syuting atau penawaran lainnya, Tities pun sudah sangat selektif dengan hanya menerima yang berhubungan dengan dunia mode. Jika disuruh memilih, kariernya di dunia mode ini memang yang paling membuatnya nyaman karena Tities mengaku bisa mendapatkan waktu lebih untuk keluarga dan me time.

Meskipun demikian, Tities tetap mencintai kedua jenis profesi yang sempat dan sedang digelutinya ini, terutama karena di situ dia bisa bertemu dengan banyak orang yang membantunya memahami macam-macam karakter, dan dari situ pula karakter Tities yang menyenangkan tersalurkan.

Tities mengungkapkan jika menciptakan suasana yang menyenangkan bisa dilakukan dengan berkumpul dengan teman-teman, hal itu menurutnya adalah hiburan di tengah kepenatan yang bisa menjaga moodnya untuk tetap baik.

Kreativitas Kreator Konten di Zaman Digital

Saat ini, “panggung” begitu mudah didapat bagi mereka yang mempunyai kreativitas tinggi dan kemauan. Berbagai media sosial seperti Instagram dan Youtube pun kebanjiran para kreator konten yang senantiasa membagikan ide atau beberapa dari keseharian mereka yang ajaibnya selalu berhasil menarik minat netizen yang penasaran.

Atta Hallilintar

Pria satu ini menduduki peringkat pertama untuk Youtuber dengan subscribers terbanyak. Bahkan, fakta ini telah membuatnya mendapatkan julukan “King of Youtube”. Lalu, siapa sangka jika peruntungannya ini diawali hanya dari sebatas hobi? Atta mengaku jika saluran Youtube pertamanya hanya diisi oleh konten-konten bola yang dia edit sendiri. Konsistensi Atta mengunggah video tentang kegiatan dirinya setiap hari dan kreasi kontennya yang menarik telah berhasil menghantarkan namanya naik. Apalagi dengan gayanya yang unik dan selalu terlihat percaya diri di hadapan publik. Selain sebagai Youtuber, Atta Halilintar juga dikenal sebagai pengusaha muda kreatif yang menginspirasi.

Ria Ricis

Belakangan ini, nama Ria Ricis begitu melambung dengan fakta bahwa dia merupakan Youtuber Indonesia dengan jumlah subscribers peringkat kedua terbanyak. Prestasi ini tentu tidak lepas dari kreativitas konten-konten video yang dibuatnya. Konten-konten Ria Ricis yang berkutat dengan kehidupan sehari-hari justru berhasil menggaet para penikmat Youtube. Salah satu kekuatannya mungkin terletak pada image Youtuber muslimah yang cerewet, lucu, dan periang.

Penasaran dengan kreator konten kreatif zaman now lainnya? Dari Ria SW, Eka Gustiwana, Patricia Gouw, hingga Tahi Lalats. Simak di majalah Network! edisi April yang bisa Anda akses di sini.

Serial Drama Terbaik di Waku-Waku Japan April Ini

Trace, MNC Vision channel 168
Setiap Sabtu @ 20.00 WIB

Seorang peneliti dan ahli forensik, Ryo Nishikido, terjun ke dalam analisis-analisis yang membuatnya harus cermat melihat maupun mengungkap fakta. Bersama temannya, Reiji Mano, Ryo pun berusaha menemukan kebenaran dan menghindari diri dalam berbagai spekulasi dan subjektivitas yang mengesampingkan fakta.

Last Chance, MNC Vision channel 168
Senin-Jumat @ 21.00 WIB

Serial televisi ini menghadirkan cerita yang lekat dengan perjuangan meraih mimpi dan usaha pada kehidupan yang kadang terasa keras; tentang tokoh utama bernama Toru Nakamura. Toru adalah seorang pegawai bank yang kehilangan pekerjaannya, lalu mencoba mencari peruntungan dengan mencari pekerjaan lain. Di sinilah dia mengalami berbagai tantangan hidup dan segala “drama” yang menyertainya.