Musim Dingin Terakhir Game of Thrones

Ketika mendengar kalimat “winter is here”, bisa jadi bukan lagi musim dingin yang dibayangkan oleh kebanyakan orang, tapi season terakhir dari serial Game of Thrones yang rilis bulan April ini. Bagaimanapun, menonton serial ini adalah wajib bagi para pecinta sejenis “medieval drama” atau “historical movie” walau sejatinya Game of Thrones adalah cerita fiksi.

Sejak kemunculannya beberapa tahun lalu, tepatnya pada tahun 2011, serial Game of Thrones sukses besar jika dilihat dari terciptanya para penggemar setia–yang baru maupun yang lama. Serial yang terdiri dari total delapan season yang muncul setiap tahunnya ini diadaptasi dari serial novel berjudul “A Song of Ice and Fire” karya George R. R. Martin. Judul dari novel seri pertamanya (A Game of Thrones) pun akhirnya dipilih sebagai judul tetap untuk adaptasi serial filmnya. Pada dasarnya, alur dan plot cerita film ini berkutat pada perebutan takhta kerajaan dan wilayah kekuasaan. Latar atau setting berada di lingkupan Westeros, nama benua fiktif di Game of Thrones. Konflik dimulai setelah Ned Stark (Sean Bean) ditawari untuk menggantikan posisi Jon Arryn, kaki tangan raja Robert Baratheon (Mark Addy) yang mati. Ned yang tadinya ragu pun menerima tawaran tersebut dan pada akhirnya terlibat dalam intrik kerajaan yang pelik dan mengorbankan nyawa.

Konflik yang ada saat ini sudah berkembang sampai runtuhnya Eastwatch atas pertempuran The Night King dan The Night’s Watch, jati diri Jon Snow–salah satu karakter terfavorit di Game of Thrones–yang terungkap, serta Sansa dan Arya Stark yang membuktikan kekuatan mereka untuk melawan sosok yang telah membuat keluarga mereka hancur.

Season 8 yang rilis pada 14 April ini pun kabarnya menjadi “pertempuran” terakhir yang diharapkan menjadi jawaban atas segala plot hole yang diciptakan di musim-musim terdahulunya; seperti bagaimana klaim Jon Snow terhadap Iron Throne, bagaimana upaya Theon Greyjoy menyelamatkan Yara Greyjoy, kepada siapakah Jaime Lannister akan berpihak, atau teka-teki akan siapa saja karakter yang akan dieksekusi mati nanti.