33 Tahun Perjalanan Musik Hedi Yunus

Hedi Yunus bersama dengan Kahitna telah menjadi salah satu bagian dari musik tanah air sejak masa kemunculannya. Awal tahun 2019 ini dia pun kembali menggelar sebuah konser spesial yang mengalunkan musik-musik yang menghadirkan perasaan nostalgia.

Menapaki jejak karier selama berpuluh-puluh tahun bisa dibilang merupakan tanda dan bentuk kecintaan seseorang terhadap apa yang digelutinya. Demikianlah yang terjadi pada Hedi Yunus, salah satu musisi Indonesia yang terkenal bersama grup musiknya, Kahitna.

Selain sebagai bagian dari grup musik beken Kahitna, Hedi Yunus juga bernyanyi solo dan menjadi produser lagu. Faktanya, setelah menjadi vokalis Kahitna, Hedi Yunus juga aktif berkarya tunggal selama 10 tahun di dunia tarik suara. Jika dihitung sejak awal kemunculannya, Hedi Yunus telah mengarungi 33 tahun perjalanan menjadi musisi di kancah permusikan Indonesia.

Hedi Yunus bersama dengan rekan-rekannya yang lain di Kahitna telah melahirkan delapan album dan 2 album The Best Of, total keseluruhan 10 album ini telah menghantarkan Hedi bersama Kahitna menuju kesuksesan lantara lagu-lagunya begitu mudah merebut hati para penggemar musik di Indonesia.

Hedi Yunus mulai dikenal luas ketika membawakan single berjudul “Kristal-Kristal Cinta” yang duet bersama Irma June dan menjadi juara Festival Suara Remaja Vinolia pada tahun 1989. Apalagi ketika lagu ini menjadi salah satu soundtrack film Catatan si Boy. Single-single lain yang diluncurkan Hedi Yunus di antaranya adalah “Apa Maumu” (1990), “Berikanlah” (1991), dan “Abadilah Cinta” (1991).

Sebagai salah satu bentuk apresiasi dan keinginan untuk menunjukkan semangat berkaryanya yang tidak pernah berhenti berkobar, Hedi Yunus pun menggelar konser spesial pada tanggal 15 Februari Februari lalu. Konsernya ini juga menghadirkan beberapa bintang musik ternama seperti Melly Goeslow, Rita Effendy, Patudu Malik, Sara Safira, Tohpati Light Orchestra, dan tidak lupa juga kawan-kawan grup musiknya, Yovie Widianto dan Kahitna.