Ketika Musik Menyembuhkan & Menyehatkan Anda

Riset telah membuktikan bahwa otak merespon musik layaknya obat. Dalam banyak kasus, musik juga meningkatkan fungsi tubuh, mensinkronisasikan fungsi motorik dan menstimulasi pikiran, bahkan ada yang membuat otak bekerja lebih cerdas. Tidak mendengarkan musik kadang memberikan efek tegang dan sulit untuk relaks. Ada empat manfaat besar musik untuk kesehatan tubuh dan pikiran seperti dilansir oleh Prevention.

Ceria
Menurut studi dari Stanford University School of Medicine, semangat 20 orang naik dan depresi menurun bagi yang mendengar musik yang sudah familiar bagi mereka, Sebagian pula mendengarkan musik dengan bantuan terapis musik. Sedangkan yang tak mendengarkan musik, tidak mendapati perkembangan semangat selama studi berlangsung. Ada kalanya depresi harus disembuhkan dokter ahli namun awal mula depresi bisa ditolong dengan mendengarkan musik yang membuat hati gembira dan menaikkan semangat kembali. Lakukan hal ini sambil melakukan peregangan atau olahraga ringan, agar aliran darah lancar dan pernapasan menjadi lebih baik.

Tidur
Musik klasik dan New Age terbukti membantu 24 dari 25 orang dengan kesulitan tidur menurut studi dari University of Louisville School of Nursing. Musik yang tenang, lamban dengan sentuhan ritmik menstimulasi tubuh dan pikiran untuk lebih relaks. Hal ini semakin kuat efeknya jika ditunjang dengan menyetel musik menjelang tidur lalu menghindari bermain gadget atau konsumsi kafein. Berbaringlah dengan posisi nyaman dan tarik napas dalam dan teratur seakan mengeluarkan energi negatif dalam tubuh.

Mengurangi Stres
Banyak studi telah menemukan bahwa musik apapun yang menenangkan akan memberikan efek mengurangi stres sesuai preferensi pendengarnya. Selain itu juga mengurangi tekanan darah tinggi dan detak jantung yang tidak normal. Umumnya didapat dari musik-musik instrumental hingga musik lawas dengan tempo lambat. Jika musik lambat justru membuat gelisah, bisa jadi kebalikannya, tubuh Anda bereaksi dengan musik tempo cepat yang memberikan rasa bahagia. Musik ini cocok didengar dibarengi dengan latihan peregangan ringan dan pengaturan napas yang teratur.

Mengurangi Rasa Sakit
Studi dari Yale University School of Medicine menunjukkan orang yang mendengarkan musik favorit mereka pasca operasi atau sedang sakit, hanya membutuhkan jumlah pengurang rasa sakit lebih sedikit ketimbang mereka yang tidak. Rasa tidak nyaman di tubuh dan kondisi medis yang kronis mungkin bisa dibantu dengan pemilihan musik yang efektif. Hal ini dikarenakan perasaan relaks karena pikiran teralihkan dari rasa sakit dan hormon-hormon bahagia terpacu untuk keluar dari musik yang mengalun untuk pendengarnya.