Wawancara Khusus Network! Bersama Richard Kyle

Melangkah pasti, Richard Kyle menjajaki industri hiburan di Indonesia dengan mantap dan perkembangan yang cukup pesat. Semua dengan positivitas dan perasaan bahagia yang menjadi mindset dari diri sendiri.

Bermula dari dunia modeling di Australia, Thailand dan ke Indonesia, karir pria yang akrab dipanggil Richo ini terus melesat ke pemandu acara travel, film hingga kini yang disibukkan dengan web-series dengan segala aktivitas promosi dan pengambilan gambar bersama sahabat sekaligus lawan mainnya, aktris Tara Basro. “Ada 13 episode dan sekarang masuk ke episode ke-empat,” ujarnya dalam wawancara khusus dengan Network!.

richard kyle

Sebelumnya, Richard telah membintangi sejumlah film seperti ‘Ini Kisah Tiga Dara’, ‘The Professionals’, ‘Jakarta Undercover’ hingga ‘Insya Allah Sah’. Kini di web-series yang dibintanginya, ia memerankan sosok Indra, pria kaya dari keluarga sosialita ternama. Bagi Richard yang terkenal ramah dan pecinta alam dan satwa, mendalami peran memerlukan pembelajaran dan riset dari kehidupan nyata. Ia pun mengamati bagaimana para sosialita Indonesia menjalani hidup, menghadiri pesta dan apa yang dibahas hingga hal sedetail cara menjabat tangan dan memulai pembicaraan bahkan pergi meninggalkan acara.

Richo mengaku tidak pernah mengikuti kelas akting secara khusus untuk menjadi aktor, hanya semasa kecil ia sempat mengikuti beberapa kelas teater dan drama kelas. Jurusan sekolah yang diambilnya pun lebih fokus kepada produksi film yang notabene di belakang layar. “Kalau tahu sekarang akan menekuni dunia akting, mungkin dulu di Melbourne University akan ambil jurusan akting,” ujar pria yang juga dikenal sebagai kekasih dari aktris Jessica Iskandar (Jedar) ini. Pendalaman akting kini ia justru dapatkan dari teman-teman yang memang sudah lebih dahulu terjun di industri hingga menjadikan pengalaman kerja sebagai guru terbaik.

richard kyle

Passion di dunia hiburan tidak membuat Richo mengkotakkan diri; memulai karir sebagai model sejak 16 tahun, jadi presenter atau aktor. Ia menganggap kesempatan bekerja secara total di berbagai lingkup memberikan pengalaman yang nyata. “Sama seperti akting, itu sudah ada di dalam diri, orang bisa melihat emosi dan perasaan yang nyata saat melakukannya ditunjang dengan proses mengembangkan diri untuk mendapatkan ‘feel’ yang tepat. Kekurangan pun masih terasa saat dirinya harus membawa acara dalam bahasa Indonesia karena terasa logat yang masih kaku, namun ia terus berusaha melancarkannya.

Semakin mantap berkarir di Indonesia, ia bersyukur bisa merasakan semua jenis pekerjaan yang diterima dan menjadikannya lebih matang untuk pekerjaan berikutnya di masa depan. “Ini adalah pengalaman yang mengubah hidupku.” Terlebih dengan industri hiburan Indonesia yang semakin berkembang. “Hiburan semakin banyak seiring kemajuan teknologi. Semua orang bisa menciptakan konten sendiri untuk menghibur orang lain. Untuk layar lebar juga terus berkembang, karena kita bisa lihat selalu ada film baru yang bermunculan dan mengangkat hal-hal baru. Kita masih berevolusi, harus tetap melakukan yang terbaik dan bangga dengan produksi negeri sendiri,” ujarnya antusias.

 

Baca lanjutan wawancara khusus Richard Kyle seputar kehidupan, karier, dan hobi travelling-nya di cover story majalah Network! edisi November 2018 yang bisa diakses di:

https://mncvision.id/network-magazine